makalah lingkungan


Daftar isi



Daftar isi                                                                               
Bab I. pendahuluan                                                         
                    1.1     Latar Belakang
                    1.2     Rumusan Masalah
                    1.3     Tujuan
                    1.4     Ruang Lingkup Permasalahan
                    1.5     Manfaat
Pengantar                                                                                    
ISI 
A.   Asal Muasal Sampah
B.   Pendapat
C.   Cara Mengatasi
D.   Dampak Yang Terjadi

Gambar-Gambar                                                                        
Kesimpulan                                                                                  
Daftar Pustaka                                                                
         






Pendahuluan

Latar Belakang
                             Beberapa tahun belakangan ini kota Bandung menghadapi musibah sampah. Selain kotor dan tidak sehat, sudah banyak orang yang menjadi korban. Masyarakat dimana-mana juga menolak sampah atau menjadikan daerahnya tempat pembuangan sampah. Akibatnya lingkungan menjadi tidak sehat dan arena publik (lapangan terbuka, sungai dan jalan) menjadi tempat pembuangan sampah. 

Rumusan Masalah
A.     Bagaimana cara mengatasi sampah tersebut?
B.     Apa dampak yang ditimbulkan dari sampah tersebut?

Tujuan
Mengetahui cara  mengatasi banyaknya sampah dikota Bandung.

Ruang Lingkup Permasalahan
Ruang lingkup dari pembahasan masalah dalam makalah ini ialah segala sesuatu yang berkenaan dengan masalah sampah yang membludak dikota Bandung.


Manfaat
a.    Mengerjakan tugas PLH
b.    Menjadi referensi tentang sampah-sampah disekitar kami











Pengantar

          Puji Syukur yang sebesar-besarnya kepada Tuhan yang Maha Esa .Akhirnya makalah PLH ini dapat terselesaikan oleh kelompok kami.
        Makalah ini bierisi tentang masalah-masalah dan cara mengatasi seputar sampah yang sangat membludak di kota Bandung, hingga akhirnya kota Bandung mendapat sebutan “Bandung Lautan Sampah” .
        Tidak lupa juga, kami mengucapkan banyak terimakasih pada Ibu Nurdewi Purba, S.Pd , yang telah membantu kami baik dalam pelajaran maupun diluar jam pelajaran untuk membimbing kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.
        Kami berharap makalah ini, tidak hanya untuk mendapatkan nilai tugas PLH , tapi juga bermanfaat untuk siswa-siswi lain yang membutuhkannya.



Isi

Asal muasal sampah

Sampah merupakan sisa dari aktivitas manusia yang telah tidak terpakai.
Berdasarkan kamus istilah(1994), Sampah adalah bahan yang tidak bernilai atau tidak berharga yang ditolak atau dibuang oleh pemilik asalnya.

Sampah berasal dari :
v Rumah tangga
v Kegiatan Komersial : Pusat perdagangan,pasar pertokoan,hotel, dll
v Fasilitas Sosial : rumah ibadah, asrama, rumah tahanan/penjara, rumah sakit, klinik, puskesmas, dll
v Fasilitas umum :  terminal, pelabuhan, bandara, halte kendaraan umum, taman, jalan,dan trotoar;
v Industri
v Fasilitas lainnya: perkantoran, sekolah.
v Hasil pembersihan saluran terbuka umum, seperti sungai, danau, pantai. 
         



Isi

Pendapat

Pendapat oleh DPRD tentang sampah di Bandung
          Gun Gun Gunawan kepada “PRLM”, Senin (2/8). “Hingga saat ini masih banyak warga yang melayangkan keluhan ke kami seputar permasalahan sampah. Kalau kami perhatikan, penanganan sampah memang masih buruk di Kab. Bandung, Berdasarkan pemantauan “PRLM” siang tadi, sampah di atas jembatan Citarum menempati sepertiga badan jalan. Sampah tersebut juga berkontribusi terhadap kemacetan lalu lintas.”

Pendapat kami tentang Sampah di bandung
          Menurut kami sampah yang membludak di kota Bandung, merupakan kecerobohan pihak masyarakakt kota Bandung yang kurang memperdulikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selain itu juga. Pemerintah yang kurang menegaskan aturan-aturan yang berkaitan dengan sampah,dan pengelolaan limbah yang masih kurang terkoordinasi dengan baik.



Isi

Cara mengatasi sampah-sampah yang membludak

1.   Pada  Komunitas, Membina masyarakat dalam membuang sampah dan membentuk motivator-motivator lingkungan agar masyarakat sekitar menjadi sadar untuk memperdulikan kebersihan lingkungan.

2.   Pada  Pemerintah Daerah: Bekerjasama mengelola limbah dan lebih mengkoordinasikan pengelolahan limbah sehingga mampu menampung seluruh limbah. Juga menegaskan aturan-aturan yang berkenaan dengan sampah.

3.   Pada Dunia Usaha: Melahirkan ribuan wirausaha pengolah Sampah menjadi biomassa pengganti energy (fossil fuel)

4.   Pada  Teknologi: Menciptakan inovasi berupa mesin-mesin dan alat-alat pengolah sampah yang mudah dioperasikan, hemat energy dan murah, sebagai pengganti energy yang non renewable

5.  Pada  Masyarakat: Mau dam mulai memperdulikan lingkugan dengan membuang sampah pada tempatnya. Atau mennimbun sampah kedalam tanah.

Yang dapat kami lakukan sebagai pelajar SMP, adalah
·        Membuang sampah pada tempatnya.
·        Membagi sampah menjadi 3kategori, agar lebih mudah dipisahkan, sehingga pemanfaatan sampah. Dapat di efektifkan.
·         Dengan menciptakan lingkungan yang bersih.
·        Mendemonstrasikan. Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
·        Menerapkan pelajaran dan pemahaman PLH yang telah kami pelajari di sekolah, dalam kehidupan sehari-hari.
·        Memiliki kesadaran dalam diri sendiri untuk mengahargai lingkungan dan tidak merusaknya dengan sampah.



Isi

Dampak yang terjadi .
Akibat banyaknya sampah yang ada dalam kota Bandung

1.    DAmpak Terhadap kesehatan
Tempat yang kotor, merupakan tempat yang sangat cocok bagi organisme-organisme, lalat dan sebagainya. Yang menyebabkan bibit penyakit.  Yang penyebarannya dapat melalui makanan minuman. Dengan cara  makanan yang dihinggapi lalat atau pengelolaan masakan yang kurang higienis sehingga masih menyimpan bakteri.

2.    Dampak terhadap Lingkungan
Polusi pada Tanah :   menyebabkan banjir, karena laju air tersedat sehingga air meluap, air yang tercampur dengan sampah yang berbahan kimia, membuat pH tanah berkurang dan pada akhirnya menjadi tidak subur.
Polusi pada Air :        air menjadi tidak jernih, yang dapat menyebabkan bibit penyakit bagi masyarakat. Seperti jentik-jentik nyamuk.
Polusi pada Udara:    Udara lingkungan menjadi tidak segar karena bau yang menyengat. Sehingga dapat menimbulkan penyakit pernafasan.






















Kesimpulan

Buanglah sampah pada tempatnya. Dan cintailah lingkungan tempat kita tinggal, untuk menjaga kelestarian bumi dan kelangsungan hidup anak cucu kita.
Sadarilah pentingnya menjaga lingkungan sejak dini, karena lingkungan yang terbebas dari sampah, berarti kita terbebas dari berbagai bibit penyakit dan banjir yang sangat meresahkan.



Jika bukan kita yang menjaganya, siapa lagi ?

Comments

Popular posts from this blog

Konfigurasi Wireless Access Point (Menggunakan Linksys WAP300N)

Konfigurasi Mikrotik

solusi wifi.id tidak bisa login